Kerja Sama
SMK Negeri 7 Samarinda dan BRMP Kaltim Tandatangani MoU Pengembangan IoT Smart Farming
14 September 2026
Supriono
3 kali dilihat
Ringkasan:
Pengembangan IoT Smart Farming menjadi salah satu bentuk penerapan pembelajaran berbasis teknologi di SMK Negeri 7 Samarinda. Peserta didik diberikan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi melalui proses perancangan, pembuatan, dan penerapan teknologi yang memiliki manfaat dalam kehidupan nyata.
Samarinda, 14 September 2026 — SMK Negeri 7 Samarinda melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Timur (BRMP Kaltim) dalam rangka pengembangan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mendukung penerapan Smart Farming.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026, dalam rangkaian kegiatan Forum Konsultasi Publik BRMP Kaltim 2026 di Samarinda.
Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara pendidikan vokasi dan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan serta penerapan teknologi di bidang pertanian. Salah satu fokus kerja sama adalah pengembangan IoT Smart Farming yang merupakan hasil karya dan inovasi siswa serta guru SMK Negeri 7 Samarinda.
Melalui kerja sama ini, karya yang telah dikembangkan di lingkungan sekolah diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi, pendampingan, serta penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan di bidang pertanian.
Pengembangan IoT Smart Farming menjadi salah satu bentuk penerapan pembelajaran berbasis teknologi di SMK Negeri 7 Samarinda. Peserta didik diberikan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi melalui proses perancangan, pembuatan, dan penerapan teknologi yang memiliki manfaat dalam kehidupan nyata.
Kerja sama dengan BRMP Kaltim juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara sekolah dengan dunia kerja dan instansi terkait, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kompetensi, inovasi, dan pemanfaatan hasil karya siswa dan guru.
Melalui kolaborasi ini, SMK Negeri 7 Samarinda berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan teknologi serta memberikan kontribusi terhadap penerapan teknologi modern di bidang pertanian.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan antara SMK Negeri 7 Samarinda dan BRMP Kaltim, khususnya dalam pengembangan IoT Smart Farming dan inovasi teknologi pertanian.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026, dalam rangkaian kegiatan Forum Konsultasi Publik BRMP Kaltim 2026 di Samarinda.
Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara pendidikan vokasi dan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan serta penerapan teknologi di bidang pertanian. Salah satu fokus kerja sama adalah pengembangan IoT Smart Farming yang merupakan hasil karya dan inovasi siswa serta guru SMK Negeri 7 Samarinda.
Melalui kerja sama ini, karya yang telah dikembangkan di lingkungan sekolah diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi, pendampingan, serta penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan di bidang pertanian.
Pengembangan IoT Smart Farming menjadi salah satu bentuk penerapan pembelajaran berbasis teknologi di SMK Negeri 7 Samarinda. Peserta didik diberikan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi melalui proses perancangan, pembuatan, dan penerapan teknologi yang memiliki manfaat dalam kehidupan nyata.
Kerja sama dengan BRMP Kaltim juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara sekolah dengan dunia kerja dan instansi terkait, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kompetensi, inovasi, dan pemanfaatan hasil karya siswa dan guru.
Melalui kolaborasi ini, SMK Negeri 7 Samarinda berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan teknologi serta memberikan kontribusi terhadap penerapan teknologi modern di bidang pertanian.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan antara SMK Negeri 7 Samarinda dan BRMP Kaltim, khususnya dalam pengembangan IoT Smart Farming dan inovasi teknologi pertanian.